Pantang Nonton Sendiri

Beli 1 gratis 1 tiket

#PantangNontonSendiri adalah hastag yang dibuat oleh CGV Cinema. Yang aku tau sih ini program kedua, pertama kali tau aku belum sempat ikut. Alhamdulillah kali ini bisa terpakai. Nonton sendiri adalah kebiasan aku, karena bagiku terkadang kita waktu untuk menyendiri. Mampu menghayati film dengan khusyuk. Tapi karena promonya untuk berdua, maka aku berniat mangajak adikku yang juga tertarik dengan film yang akan kami tonton. Kalian bisa cek info lebih lanjut terkait promo tersebut di google ya.

Sebelum film ini tayang di bioskop, muncul di acara nobar dengan harga yang gak umum. Aku ngerti sih, mungkin untuk nyewa studio yang pastinya gak murah. Menghadirkan satu bintang paling bersinar diantara yang lain. Namun karena jadwalku padat merayap dan terkadang isi dompet tak memungkinkan, maka aku tunda. Alhamdulillah akhirnya kesampaian nonton.

Film pilihan kami adalah “5 Penjuru Masjid”, ternyata adikku tau salah satu pemainnya. Dia memerankan sebagai Bian, satu diantara 4 pemuda lain yang hatinya terpaut pada masjid. Ibu Bian lebih dulu meninggalkan dunia yang fana. Ia tinggal bersama ayah, kakak perempuan, dan asisten rumah tangga. Ayah Bian seorang yang alim, bukan berarti Bian juga seperti itu. Ternyata Bian seorang anak band yang kepengen banget nonton konser. Padahal harga tiketnya mahal, sementara kantong sedang tidak bersahabat. Lalu Bian mengajukan pinjaman ke ayah, sayangnya ayah gak akan memberi dengan percuma.

Nah kali ini cerita tentang si bintang paling bersinar. Dia berperan sebagai Budi, pengejar beasiswa. Tapi sayang sholat subuh ke masjid aja jarang. Suatu subuh, ia terburu-buru dan menabrak seorang dosen yang jalan ke masjid dengan kondisi kaki cidera. Sang dosen jatuh, tapi si Budi malah pergi gitu aja dan meninggalkan dokumen beasiswanya yang penting banget. Akhirnya, Budi gagal mendapat beasiswa tersbut.

Baru dua lelaki yang aku ceritakan di dalam film tersebut. Sisanya kalian cari tau sendiri dengan nonton filmnya langsung ya. Masih ada tiga lelaki lagi yang ceritanya mampu menjadikan bahan muhasabah diri. Mereka berlima dipertemukan dengan lelaki bernama Bewok yang maling kotak amal masjid. Dengan alasan ingin menikahi perempuan yang ia puja. Sudah dihakimi masa, lalu dibawa ke masjid. Nah loh, biasanya kan maling diajak ke kantor polisi. Eh ini malah ke masjid, ngapain ya?

Ternyata si Bewok jadi marbot masjid pilihan. Bukan berarti dia langsung berubah baik. Bahkan kehidupannya terbalik seketika. Ahelah ngarep banget deh. Ada lagi dong yang bikin kalian bahagia banget nonton film ini. Setting tempatnya itu loh, di suatu tempat indah milik bumi pertiwi. Penasarankan?

Foto 5 lelaki yang hatinya terpaut pada masjid


Langsung nonton di bioskop gih. Mumpung masih ada, aku nunggu film ini sudah lama banget. Dan gak mau sia-siakan kesempatan kali ini.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tuan yang Belum Bernama

Selamat Datang, Rindu