Lelaki dalam Aksara
Oleh Adilah Rizma Ku abadikan engkau melalui tulisan Walau tak terlihat seperti batu nisan Namun akan tetap bernyawa Karena, ku tulis dengan jiwa Duhai lelaki yang ku rindu Yang tak mampu ku tatap dengan ayu Yang tak lagi ada di dunia nan semu Bagaimana kabarmu? Karenamu, terciptalah barisan kalimat Aku luapkan dengan nikamt Kau yang mampu memikat Walau kita tak akan pernah terikat Tanah Borneo, 12 Februari 2017 Puisi ini pertama kali dipublikasikan di Samarinda Pos Sabtu, 18 Februari 2017 Berkaitan dengan "Berteman dengan Kematian" Dibedah saat pertemuan rutin dwipekan oleh teman-teman Jaring Penulis Kaltim. Dibacakan oleh mas Tantra dan pakde Agus. Puisi ini sebenarnya tak perlu dibaca secara verbal. Tapi saya akan mencoba bacakan - mas Tantra Puisi ini berkaitan dengan puisi di pekan sebelumnya ya - bang Chai Puisi ini tentang jomblo yang ditinggal pergi lebih dulu - bang Nahwan